2,799
Thursday, 24 September 2020 20:18 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Pembangunan Wajah Baru Jantung Kota Kuningan Akan Dimulai

Pembangunan Wajah Baru Jantung Kota Kuningan Akan Dimulai

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Proyek pembangunan Alun-alun Kuningan (Taman Kota) Kabupaten Kuningan akan segera dimulai. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Ridwan Setiawan saat dikonfirmasi bingkaiwarta.com, Kamis (24/9/2020).

"SPK nya sudah turun, maka proyek pembangunan Alun-alun Kuningan (Taman Kota) akan dimulai pada Jumat (25/9/2020). Dan, anggaran untuk proyek ini adalah Rp14,3 miliar," kata Ridwan.

Ridwan menjelaskan, dana untuk proyek ini bersumber dari Pemprov Jabar. Anggaran sebesar itu bukan hanya untuk penataan alun-alun (Taman Kota Kuningan) saja, tapi juga untuk Masjid Syiarul Islam. Bahkan menurutnya, akan dibangun juga Jembatan Penyebrangan Orang alias JPO. Jembatan ini akan membentang dari masjid ke Taman Kota Kuningan.

“Tadi kita sudah survey bersama pihak ketiga. Besok dilakukan pematokan dan Sabtu mulai pengerjaan. Maka dengan adanya pematokan tersebut, secara otamatis pedagang yang berjumlah 170 tersebut akan segera pindah. Mereka akan dipindah ke tiga tempat yang sudah disepakati," tutur Ridwan.

Dia mengungkapkan, selama proyek pembangunan, taman akan ditutup. Proyek akan dilakukan selama 90 hari atau selesai Desember 2020, sehingga tahun baru bisa dinikmati. “Yang menggarap proyek tersebut adalah H Muhtar dan saya sudah wanti-wanti agar all out mengerjakan proyeknya. Saya juga mengintruksikan agar bekerja siang malam untuk mengejar target,” imbuhnya.

Ia juga sudah berpesan, agar proyek tersebut memperhatikan kualitas, arsitek  dan tentu estika karena proyek ini besar dan untuk dinikmati masyarakat luas.
“Untuk taman ada pembongkaran, karena posisinya terlalu tinggi sehingga harus diturunkan,” ujarnya.

Selain itu, Ridwan menyebutkan, untuk Taman Kujang (depan masjid dan relief) akan dibongkar sehingga jalan menjadi satu arah. Termasuk gerbang masjid.
"Taman relief juga akan ditata dan akan dipasang tugu nol Kuningan, sehingga alun-alun benar-benar terasa indah," katanya.

Dia melanjutkan, "Semua pagar-pagar termasuk taman yang ada di masjid akan dibongkar. Dengan demikian, bus besar bisa parkir baik disamping masjid atau depan masjid. Dulu masjid ditutup bagian depan karena selalu digunakan pedagang, sehingga kesannya tidak bagus dan tidak terlihat indah. Namun, seiring dengan pamahaman dari semua warga, maka akan dibuka luas,” terangnya.

Ridwan menambahkan, setelah beres pembangunan taman, penataan masjid dan JPO, maka proyek akan dilanjutkan pada tahun 2021. Dengan sasaran pembuatan baseman (tempat parkir) serta food court dibagian atasnya.

“Nanti kita bongkar bangunan KNPI, Kantor Pemuda Pancasila, Dewan Pendidikan untuk dijadikan tempat parkir dan food court yang akan diisi oleh pedagang. Nanti kalau sudah beres taman dan masjid menjadi ruang terbuka publik, maka dilarang ada penjual disepanjang lokasi tersebut," ungkapnya.

Ia berharap, agar dalam proyek pembangunan Taman Kota ini harus dipahami oleh semua pihak. Agar dalam proses pembangunannya bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan. "Kita membangun ini agar Taman Kota dan Masjid Syiarul menjadi ruang publik yang terbuka, nyaman dan indah. Dan, ini semua untuk dinikmati masyarakat Kabupaten Kuningan khususnya," pungkas Ridwan. (Abel Kiranti)

Alun-alun Kuningan pembangunan Taman Kota PUTR

Komentar

Berita Terkait