234
Tuesday, 29 December 2020 20:38 (3 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Pemkab Kuningan Gelontorkan 3 Miliar Untuk Pemulihan Dibidang Ekonomi

Pemkab Kuningan Gelontorkan 3 Miliar Untuk Pemulihan Dibidang Ekonomi

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagperin) Kabupaten Kuningan, menyalurkan bantuan hibah bagi pelaku UMKM sebesar Rp. 3 miliar untuk pemulihan dibidang perekenomian.
 
Penyerahan Bantuan Sosial diberikan secara simbolis oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama kepada para pelaku UMKM di Aula Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan Selasa, (29/12/2020).
 
Kepala Dinas Kopdagperin Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos, M.Si mengungkapkan, tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk meningkatkan pendapatan masyarakat agar dapat memulai aktifitas produksi UMKM/IKM, serta modal usaha yang terhenti di masa pandemi Covid-19.
 
"Dalam kegiatan penyaluran bantuan untuk pelaku UMKM hari ini ada 2 jenis bantuan.
Pertama dari APBD, hibah yang disalurkan sebesar 3 milyar. Dan kedua dari aspirasi para anggota DPRD," ungkap Uu.
 
Uu menjelaskan, bantuan yang diberikan dari APBD berbentuk uang melalui rekening Bank Jabar Banten. Adapun jumlah UMKM yang dibantu saat ini sejumlah 2.400 penerima dengan lima kategori. Yaitu, Usaha Mikro mendapat Rp. 1.000.000,- Pelaku Seni Rp. 2.000.000,- Usaha Kecil Rp. 2.500.000,-, Usaha Kreatif Rp. 2.000.000,- dan Usaha Ultra Mikro Rp. 500.000,-.
 
"Mereka telah melalui verifikasi terlebih dahulu. Sehingga layak menerima bantuan. Jenis usahanya beragam, mulai dari pedagang, seniman, penggiat ekonomi kreatif dan lainnya," jelasnya.
 
Ia menambahkan, bagi penerima bantuan tersebut sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Kuningan.
 
"Mereka sudah punya rekening masing-masing. Jadi, mereka sudah bisa mengambil uangnya langsung ke bank yang sudah ditunjuk, yaitu BJB," ujarnya.
 
Dengan bantuan tersebut, pihaknya berharap, agar para pelaku UMKM bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk menggiatkan kembali usaha yang mereka geluti.
 
"Kami berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk menambah permodalan usahanya. Semoga dengan pemberian sarana dan prasarana usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi, serta memulihkan pergerakan perekonomian UMKM/IKM di Kabupaten Kuningan," ungkapnya.
 
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama mengatakan, bantuan hibah bagi modal pelaku usaha tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Kuningan tahun anggaran 2020 untuk pemulihan pasca pandemi Covid-19.
 
"Dari APBD yang kita refocusing tahun ini akibat pandemi, kita berikan 3 milyar sebagai bantuan permodalan bagi pemulihan ekonomi masyarakat, pada pelaku UMKM melalui Diskopdagperin," kata Bupati Acep.
 
Selain hibah permodalan dari APBD, bantuan untuk UMKM yang diberikan juga melalui aspirasi beberapa anggota DPRD Kuningan.
 
"Alhamdulillah juga melalui beberapa aspirasi teman-teman dewan termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah daerah. Kalau saya lihat, hampir 5 ribu pelaku yang akan menerima manfaat dari kebijakan ini," ujarnya.
 
Ia berharap dengan adanya kebijakan ini, pemerintah bisa segera memulihkan sendi-sendi kehidupan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
 
“Untuk itu kami mengalokasikan anggaran dari dana refocusing untuk kegiatan ini dengan harapan manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat, serta kebijakan anggaran yang cukup besar ini semoga bisa menuai manfaat yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.
 
Menjelang tahun baru, Bupati Kuningan juga mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor dalam kegiatan positif dan bermanfaat, pemulihan ekonomi, dan sosial keagamaan yang wajib dilaksanakan.
 
Hadir dalam acara tersebut Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Deni Hamdani, M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Partai Gerindra Sri Laelasari, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Partai PDIP Elin Lusiana, Pimpinan Cabang Bank BJB Kuningan Iwan Setiawan, Para Kabid Lingkup Dinas Kopdagperin, serta Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Industri Kecil Menengah (IKM) Penerima Bantuan Hibah. (Abel Kiranti)
pemkab kuningan ekonomi

Komentar

Berita Terkait