Pengusaha Galian Pasir Penuhi Tuntutan Warga Desa Bunder Perbaiki Jalan Yang Terkikis Proyek

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2016-12-27 16:52:21+07

Pengusaha Galian Pasir Penuhi Tuntutan Warga.jpg

Masyarakat Desa Bunder, Kecamatan Cidahu terlihat gembira dan menyambut pelaksanaan perbaikan jalan yang dilakukan pengusaha galian pasir, hingga menjadikan pekerjaan itu seperti tontonan menarik.

 

Kuningan – Warga Desa Bunder, Kecamatan Cidahu yang selama ini terus menuntut pengusaha galian pasir untuk segera merenovasi jalan menuju desa tersebut mulai merasa lega, karena tampaknya keinginan mereka tak hanya didengar, namun mulai direalisasikan.

Camat Cidahu Rusmiadi menyebutkan, sesuai dengan harapan warga, saat ini jalan Desa Bunder yang mengalami kerusakan parah akibat terkikis penambangan pasir mulai diperbaiki oleh pengusaha yang lokasi usaha galiannya berada di wilayah setempat.

Perbaikan jalan sendiri, kata dia, diawali dengan melakukan pemindahan tiang-tiang listrik ke tempat lebih aman, mengingat posisi awal tiang tersebut berada di sisi jalan yang sudah terkikis, dan dikhawatirkan akan roboh, terseret tanah bila terjadi longsoran.

“Ini merupakan tahap awal perbaikan jalan yang ada di Desa Bunder, dan dimulai dengan pemindahan tiang-tiang listirk ini. Dari Dinas Bina Marga pun sudah datang untuk meninjau lokasi jalan tersebut,” kata Rusmadi kepada BINGKAI WARTA, Selasa (27/12).

Sedang proses perbaikan yang tengah dilakukan saat ini, menurut Rusmiadi, dengan dibantu masyarakat pengerjaan dalam tahap pemadatan badan jalan, “Masyarakat yang memang sangat menyambut gembira pelaksaan perbaikan jalan, saat ini dengan suka rela mereka membantu pelaksanaan pengerjaan yang memasuki tahap pemadatan badan jalan, agar pada saat pengaspalan nanti bisa mendapatkan hasil yang baik,” ujarnya.

Untuk penyelesaian pembuatan jalan, lanjut dia, rencananya akan dilkaksanakan oleh pihak Bina Marga pada awal tahun 2017, “Kemungkinan mulai dilakukan pengerjaan oleh Bina Marga pada awal tahun 2017, menunggu musim hujan berhenti. Dan semua pembiayaan murni bersumber dari pengusaha galian yang memang akan bertanggung jawab terhadap pembutan jalan ini,” terang Rusmiadi.

Sementara itu Ahmad, warga Desa Bunder mengungkapkan, jika masyarakat desanya bersyukur tuntutan mereka tehadap pengusaha galian akhirnya terpenuhi, karena jika tidak ada tanggapan, dan jalan dibiarkan terkikis, hal itu akan berdampak buruk untuk kondisi kehidupan sehari hari warga.

“Jika keadaan terkikisnya jalan tidak segera diperbaiki, maka tidak mustahil akan rawan longsor, dan bisa mengakibatkan terputusnya jalur utama penghubung Desa Bunder menuju wilayah lain, atau sama saja dengan terputusnya aksebiltas sosial, dan perekonomian warga desa kami,” tuturnya. (Elly Said)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com




















Berita Terkini

Categories