Perayaan Upacara Babarit Sedot Animo Ribuan Masyarkat

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-09-08 12:23:35+07

Perayaan Upacara sfefege.jpg

Ribuan masyarakat rela berdesak-desakan pada perayaan upacara Babarit tahun 2019 di depan Pendopo Bupati Kuningan, Jalan Siliwangi, Minggu (8/9/2019).

 

Kuningan – Perayaan upacara Babarit tahun 2019 yang digelar di depan Pendopo Bupati Kuningan, Jalan Siliwangi, mampu menyedot animo ribuan masyarakat untuk berkumpul dan menyaksikan prosesi tersebut hingga usai, Minggu (8/9/2019) pagi.

Dalam Babarit sebagai peringatan Hari Jadi Kuningan ke-521 tersebut Pemerintah Kabupaten Kuningan mengusung tema “Mupusti Tradisi Babarit, Pikeun Ngaronjatkeun Kapariwisataan Kabupaten Kuningan”.

Perayaan Upacara Babarit Sedot Animo Ribuan Masyarkat 4.jpgBabarit sendiri adalah acara tradisi masyarakat Kuningan sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang telah diperoleh, sekaligus memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari berbagai masalah.

Babarit atau disebut Ngabuburak Wewerit ini juga merupakan sebuah tradisi yang digelar satu tahun sekali. Adapun rangkaian acaranya sama seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu diawali dengan doa bersama, kemudian pembacaan sinopsis yang diiringi dengan musik gending dan kecapi suling.

Tampak juga berbagai penganan yang dipasang di depan nasi tumpeng raksasa sehingga menambah daya tarik dari nasi tumpeng raksasa tersebut.

Sementara jika tahun sebelumnya terdapat lebih dari satu nasi tumpeng raksasa dengan berbagai warna, sedangkan untuk tahun sekarang hanya terdapat satu nasi tumpeng raksasa berwarna kuning. Gantinya, tampak aneka nasi bungkus yang ditata rapi diatas meja untuk dibagikan kepada warga.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH,selaku Pupuhu Papayung Agung Kuningan, menjalankan sebuah tradisi leluhur pada acara Babarit ini. Yaitu menyatukan air yang dibawa oleh para panitia yang datang dari empat penjuru atau arah.

Keempat arah tersebut datang dari arah barat mata air Cisuriam, dari arah timur mata air Indrakala, dari arah utara mata air Cikahuripan Kahyangan Indraprahasta dan yang terakhir dari arah selatan yaitu mata air yang berasal dari Balong Kabuyutan Selajambe.

Perayaan Upacara Babarit Sedot Animo Ribuan Masyarkat.jpgSetelah air dari empat arah itu disatukan, Bupati Kuningan menyipratkan air tersebut keempat arah dengan menggunakan bunga sebagai medianya.

Acara kemudian dilanjut dengan pemotongan nasi tumpeng dan pemberian nasi tumpeng kepada Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, Perwakilan Dandim 0615 Kuningan, Perwakilan Kapolres Kuningan, Perwakilan insan perss dan terakhir Bupati Kuningan memberikan nasi tumpeng kepada beberapa penonton Babarit dengan menyuapkannya langsung.

Salah satu masyarakat yang menerima nasi tersebut langsung dari Bupati Kuningan mengungkapkan kebahagiaannya karena merupakan sebuah penghargaan dan pengakuan yang tidak mudah dilupakan.

“Alhamdulilah seneng banget meski harus rela berdesak-desakan namun seru dan ini sangat berkesan sekali. Apalagi moment seperti ini hanya ada sekali dalam setahun. Senengnya sih pas disuapi makan nasi tumpeng sama Bapak Bupati. Sangat berkesan sekali bisa disuapin makan sama orang nomor satu di Kabupaten Kuningan. Semoga beliau sehat selalu,” ungkapnya.

Acara pun ditutup dengan makan nasi tumpeng berikut sajian lengkapnya. Tampak ribuan warga berebut nasi tumpeng untuk dimakan langsung di lokasi atau bahkan ada yang membawanya pulang. (Abel Kiranti)

 

 

2 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, SENI & BUDAYA

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories