1,998
Thursday, 30 July 2020 21:53 (4 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Perguruan Silat Bima Suci Berikan Sikap Atas Isu Pembangunan Batu Satangtung

Perguruan Silat Bima Suci Berikan Sikap Atas Isu Pembangunan Batu Satangtung

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Perguruan Silat Bima Suci Kabupaten Kuningan memberikan pernyataan sikap terhadap perkembangan isu pembangunan makam "Batu Satangtung" yang berada di Blok Curug Goong Desa Cisantana Kabupaten Kuningan.

Pernyataan sikap dari Perguruan Silat Bima Suci tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Perguruan Silat Bima Suci, Mukhlis Aminudin dan jajaran pengurus besar Bima Suci kepada Bupati Kuningan H. Acep Purnama di Padepokan Silat Bima Suci, Kamis (30/7/2020) sore.

Dalam pernyataan sikap tersebut, Perguruan Silat Bima Suci meminta agar permasalahan Tugu Batu Satangtung diposisikan secara obyektif, apa adanya dalam koridor hukum dan peraturan perundangan yang berlaku (khususnya Perda No. 13 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan IMB).

"Kami menolak keras intervensi pihak manapun dari luar koridor hukum, apalagi bermaksud melanggar hukum," kata Ketua Umum Perguruan Silat Bima Suci, Mukhlis Aminudin.

Selain itu, Perguruan Silat Bima Suci meminta kepada Bupati Kuningan untuk teguh dan konsisten melaksanakan dan melanjutkan kebijakan yang telah diambil terkait Tugu Batu Satangtung yang telah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku khususnya Perda No. 13 Tahun 2019.

"Untuk itu kami meminta Pak Bupati menolak dan mengabaikan intervensi dari lihak manapun terlebih yang melanggar hukum dan peraturan perundangan yang berlaku," ujarnya.

Mukhlis yang didampingi sekretaris umum Bima Suci, Iman Nurfatoni mengatakan,"Sebagai salah satu komponen masyarakat yang memiliki hak control sosial terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, kami siap turut mengawal dan membantu Pak Bupati dalam pelaksanaan kebijakan terkait Tugu Batu Satangtung sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2019," imbuhnya.

Ia juga menegaskan, jika Perguruan Silat Bima Suci menolak keras pihak manapun yang akan memperkeruh dan mengganggu kerukunan serta kondusifitas masyarakat Kuningan dengan menarik dan membelokan isu Tugu Batu Satangtung ke arah isu-isu tidak relevan yang berpotensi memecah belah masyarakat dan bangsa. (Abel Kiranti)

Bima Suci Perguruan Silat Kabupaten Kuningan Batu Satangtung

Komentar

Berita Terkait