Peringatan Hari Jadi Kuningan Ke 521 Bertepatan Dengan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriyah

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-09-02 00:21:56+07

Peringatan Hari Jadi fefrr.jpg

Prosesi Sidang Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-521, di Gedung DPRD Kuningan, Minggu (1/9/2019).

 

Kuningan – Rapat Paripurna Istimewa yang digelar oleh DPRD Kabupaten Kuningan dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Kuningan ke-521 pada Minggu (1/9/2019) terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriyah.

Seperti diungkapkan Bupati Kuningan H. Acep Purnama saat menyampaikan sambutan dalam acara yang dibuka oleh Ketua DPRD Rana Suparman, S.Sos itu, bahwa peringatan hari jadi Kabupaten Kuningan pada 1 September 2019 yang terangkai bersama HUT Kemerdekaan RI Ke 74 menjadi terasa sangat istimewa, karena bersamaan dengan datangnya tahun baru Islam.

“Peringatan ketiga momen cukup besar ini mari kita maknai sebagai sebuah kebangkitan untuk melangkah dari satu titik ke titik lain, menuju arah yang lebih baik lagi,” ungkap Acep.

Hari jadi, kata Acep, merupakan suatu kesempatan baik bagi seluruh pihak untuk memaknai sebuah prosesi sejarah sebuah wilayah, “Keberadaan hari jadi ini memiliki arti yang sangat penting bagi seluruh masyarakat di suatu pemerintahan daerah dalam memantapkan jati diri, sebagai landasan untuk bergerak dan melangkah kedepan demi menatap masa depan yang lebih baik,” kata Acep.

Dan peristiwa bersejarah, menurut Acep, patut diperingati sebagai refleksi terwujudnya idelaisme, harapan-harapan, keselamatan, kesuksesan, dan perjuangan tanpa henti guna meningkatkan keseahteraan seluruh warga.

Sebelum menutup sambutannya Acep mengutip pesan urang Sunda yang berbunyi, “Hana Nguni Hana Mangke, Tan Hana Nguni Tan Hana Mangke Aya Ma Baheula Aya Nu Ayeuna, Hanteu Ma Baheula Hanteu Tu Ayeuna Hana Tunggak Hana Watang, Tan Hana Tunggak Tan Hana Watang, Hana Ma Tunggulna Aya Tu Catangna, Hana Guna Hana Ring Demakan, Tan Hana Guna Tan Hana Ring Demekan.”

(Yang artinya ada dahulu ada sekarang, bila tidak ada dahulu tidak aka nada sekarang, karena ada masa silam maka ada masa kini, bila tidak ada masa silam tidak akan ada masa kini, ada tonggak tentu ada batang, bila tidak ada tonggak tidak akan ada batang, bila ada tunggul tentu ada batangnya)

Dari pantauan langsung di lokasi tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia Jaja Ahmad Jayus, SH, MH yang pituin putra Kuningan dari Kecamatan Cilimus, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Barat Dr. H. Dani Ramdan. MT, Wakil Bupati Kuningan HM. Ridho Suganda, SH., M.Si, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Sekretaris Daerah Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Kepala Bagian Lingkup Setda, putra putri terbaik Kuningan, serta tamu undangan lainnya. (Redaksi)

2 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories