394
Saturday, 19 September 2020 22:06 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Pertemuan 3 Tokoh di Sebuah Rumah Makan, Mang Ewo : Mengelus Ridho atau Sebuah Perlawanan?

Pertemuan 3 Tokoh di Sebuah Rumah Makan, Mang Ewo : Mengelus Ridho atau Sebuah Perlawanan?

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Ketua F-Tekad Sujarwo, memandang pertemuan antara Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, SH, M.Si, dengan Ketua DPC Gerindra H.Dede Ismail, dan Ketua PKB H. Ujang Kosasih, beserta seluruh anggota DPRD kedua partai politik (Parpol) tersebut, di RM. Saung Ema, kemarin, bukan pertemuan biasa.

Hal itu dilontarkan Sujarwo atau yang akrab disapa Mang Ewo, menanggapi pernyataan Ridho Suganda, yang mengklaim pertemuan itu hanya silaturahmi biasa tanpa direncanakan. Menurutnya, sangat tidak mudah dihindari jika sebelumnya pun ada sebuah rencana untuk menggelar pertemuan tersebut. 

Apalagi, kata dia, pertemuan itu terjadi setelah kedua Parpol besar tersebut "dihabisi" dari unsur Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang selama ini dinilai posisi strategis dan memiliki nilai "gengsi" bagi sebuah partai politik. 

"Seperti mencari jarum dalam jerami untuk mengetahui siapa yang jadi penggagas dari pertemuan tersebut. Bila boleh, saya menilai pertemuan itu terkesan sebagai bentuk perlawanan baik dari kedua parpol tersebut kepada parpol yang berkuasa di Legislatif Kabupaten Kuningan yang secara kebetulan dipimpin oleh sosok yang juga menjadi pimpinan tertinggi Lembaga Eksekutif Kabupaten Kuningan, yakni H. Acep Purnama," tuturnya.

Bahkan, kata Mang Ewo, pertemuan itu bisa juga sebuah upaya dari Parpol Gerindra dan PKB untuk "mengelus" Ridho, yang mana merupakan kader Partai pimpinan H. Acep Purnama untuk diusung pada helatan politik lima tahunan atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), "Walau agenda tersebut masih cukup lama, dengan asumsi dilaksanakan pada 2023," katanya.

"Namun, kalaupun ada kelompok masyarakat yang memandang bahwa manuver Gerindra dan PKB mendekati M. Ridho Suganda yang hingga saat ini belum menyatakan diri akan tampil pada Pilbup nanti, hanya sebuah manuver dan gertak sambal pada parpol penguasa baik di Legislatif maupun Eksektutif, juga menjadi pandangan yang tidak bisa disalahkan," sambungnya.

Jika demikian, Mang Ewo menilai itu sebagai kepentingan sesaat petinggi yang dikhawatirkan akan berdampak kurang baik terhadap kedua Parpol tersebut.

"Kehadiran Wabup M. Ridho Suganda yang merupakan anak bungsu dari mantan Bupati 2 periode H. Aang Hamid Suganda yang lekat dengan julukan Bapak Hotmix dan Alm. H. Utje yang juga mantan Bupati Kuningan meneruskan jejak suaminya, tentunya tidak mustahil pula akan memunculkan asumsi sebagai langkahnya untuk memuluskan jalan menuju pertarungan pada Pilbup Kabupaten Kuningan yang akan datang. Prediksi tersebut tak berlebihan, jika M.Ridho Suganda punya keinginan sebagai Cabup bukan Cawabup, karena kemungkinan besar H.Acep Purnama diprediksi akan maju kembali sebagai Cabup, terlebih aturan masih membolehkan," tutupnya. (Abel Kiranti)

Wakil Bupati Kuningan Ridho Suganda DPC Gerindra Ujang Kosasih

Komentar

Berita Terkait