307
Thursday, 06 August 2020 19:03 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Petani Penggarap Lahan TNI Diberikan Sosialisasi

Petani Penggarap Lahan TNI Diberikan Sosialisasi

Bingkaiwarta, CILIMUS - Dandim 0615/Kuningan melakukan sosialisasi kepada penggarap lahan tanah TNI di Makoramil 1510/Cilimus, Kamis (6/8/2020).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Danramil 1510/Cilimus Kapten Inf Muadi, Ekbang Desa Bandorasa Wetan Dedi Rusadi, dan Sekdes Bandorasa Wetan Nana Suryana.

Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi Karter Joyi Lumi menjelaskan, untuk rencana kedepan lahan tersebut akan dijadikan percontohan ketahanan pangan Kodam lll/ Siliwangi. Dan, pengelolaan lahan akan dikembalikan ke masyarakat dan petani.

"Masyarakat dan petani akan dibantu untuk pupuknya dengan menggunakan BIOS 44. Nanti, agar dipelajari bersama site planenya. Dalam hal ini, tidak ada maksud sedikit pun TNI khususnya Kodim untuk mempersulit atau menghambat para petani terkait pengolahan lahan TNI ini," jelas Dandim Kuningan.

Untuk para petani yang menggarap lahan tersebut akan diberi seragam Wanra dan semua petani akan mendapatkan lahan yang sama. "Tidak ada perbedaan walaupun nanti tidak sesuai lokasi yang digarap saat ini. Karena setelah ditata baru nanti dibagi sesuai dengan jumlah penggarap dan luas tanah yang ada," terangnya.

Sementara itu, Ekbang Bandorasa Wetan, Dedi Rusadi mengapresiasi program TNI dalam bentuk ketahanan pangan. Mewakili para petani, Ia sangat mendukungnya. Hanya saja menurutnya, lahan tanah TNI ini kondisi tanahnya berbentuk cadas berbeda dengan daerah lainnya. Sehingga jika musim kemarau tiba, para petani sangat kesulitan air.

"Perlu diketahui bahwa kondisi tanah dilahan ini berbentuk cadas berbeda dengan daerah lain. Untuk tanahnya hanya sekitar 20cm, saat musim kemarau para petani sangat kesulitan air. Dalam satu Minggu paling cuma 3 hari kebagian air itupun dapatnya malam hari," ungkap Dedi.

Sebagai permohonan dari desa, Dedi meminta agar dalam pembagian lahan nanti bisa dilakukan secara merata. "Kami 42 orang petani penggarap lahan tanah TNI bukan untuk menuntut. Karena, kami pun tidak pernah merasa memiliki tanah tersebut. Kami hanya berfikir bagaimana cara kami bertahan hidup," ujarnya. (Abel Kiranti)

penggarap lahan tanah TNI Makoramil 1510/Cilimus sosialisasi Dandim 0615/Kuningan

Komentar

Berita Terkait