Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Modus Program DBPID Dengan Korban 10 Kades Di Kecamatan Lebakwangi Kuningan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-02-08 18:44:23+07

Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Modus Program DBPID.jpg

Ilustrasi.

 

Kuningan – BF, 39, warga Rt.04/01, Kampung Kiwahud, Kelurahan Tobat, Kecamatan Balaraja, Kota Tanggerang pelaku penipuan berkedok program Dana Bantuan Pembangunan Infrastruktur Desa (DBPID) yang telah memakan korban sebanyak 10 kepala desa di Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan akhirnya diamankan jajaran Satreskrim Polres Kuningan, Rabu (8/2).

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Ujang Saputra menyebutkan, penangkapan BF berdasarkan laporan dari masyarakat, atas perbuatannya yang telah melakukan aksi penipuan dengan dalih bisa membantu mendapatkan program DBPID dari provinsi pada 10 desa yang ada di Kecamatan Lebakwangi.

Ujang memperinci kesepuluh desa tersebut diantaranya, Desa Langseb, Desa Cipetir, Desa Cinagara, Desa Manggari, Desa Sindang, Desa Pagundan, Desa Bendungan, Desa Pasayangan, Desa Pajawankidul, serta Desa Cineumbeuy.

Dalam aksinya, kata Ujang, BF menjanjikan bisa memberikan bantuan kepada desa-desa dengan memanfaatkan sisa anggaran dari dana desa, “Dalam program yang ditawarkan tersebut setiap kepala desa dibebani dana yang harus disetorkan antara Rp. 2.700 ribu hingga Rp. 10 juta,” kata Ujang kepada Bingkai Warta, Rabu (8/2).

Setelah menerima uang, BF susah dihubungi dan selalu mengulur-ngulur waktu pencairannya, “Akhirnya salah satu kepala desa memancing BF dengan alasan akan memberikan uang tambahan, kemudian BF-pun datang, serta langsung diamankan oleh kami,” ujarnya.

Menurut Ujang, akibat perbuatan tersangka yang kini telah diamankan, serta kasusnya tengah dalam proses pemeriksaan, diantaranya dengan pemaanggilan saksi-saksi oleh jajarannya itu, diperkirakan total kerugian yang diderita korban mencapai Rp. 50 juta.

Sementara, salah satu korban Ecih Kepala Desa Sindang, Kecamatan Lebakwangi menuturkan, pada Senin (6/2) aksi penipuan dengan modus penawaran program DBPID pada 10 desa itu terjadi, “Yang ditawarkan dari program tersebut oleh pelaku beragam, diantarannya Program Pembangunan Pemagaran Tanah Labil (P3TL), Kelompok Tani Penggemukan Sapi Daging (KTPSD), Perbaikan Jembatan dan Saluran Air (PJSA), dan Perlengkapan Alat Kesenian dan Olah Raga (PAKO),” tuturnya.

Ecih menjelaskan ,untuk memuluskan pencairan program pelaku meminta pembayaran bervariasi dari kisaran Rp. 2 juta lebih hingg Rp. 10 juta, namun setelah menerima uang pelaku seakan-akan menghilang begitu saja, bahkan dihubungi-pun sulit, sekalinya bisa dihubungi selalu mengumbar janji, serta mengulur ngulur waktu.

“Melihat gelagat kuang baik seperti itu akhirnya kami sadar, jika kami telah diperdaya, makanya kami langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Dan dari inisitiatif bersama kepolisian untuk melakukan jebakan, akhirnya BF datang dan langsung diamankan Polisi,” terangnya. (Elly Said)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories