602
Thursday, 27 August 2020 19:28 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Proyek Domba Senilai 25 Miliar Makin Semrawut

Proyek Domba Senilai 25 Miliar Makin Semrawut

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan angkat tangan terkait proyek domba bergulir seniai Rp25 miliar. Pasalnya, sebagai leading sektor, merasa ditinggalkan atau tidak diikutsertakan dalam proyek itu. Dana sebesar itu, hanya baru diketahui berasal dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Pusat, yang dikelola oleh PT Inkopmart.     

“Kita hanya dilibatkan diawal-awal saja, dan waktu sosialisasi. Waktu itu, perusahaan Inkopmart  mengajukan peternak, tapi pas dilihat ada bukan peternak, kita tolak. Mereka juga meminta kita sosialisasi dengan UPTD karena berhubungan dengan para peternak di daerah tugas UPTD yang mau menerima bantuan domba,” terang Kabid Peternakan, Lia Priliawati kepada bingkaiwarta.com, Kamis (27/8/2020).

Diakui Lia, dirinya tidak tahu programnya mau bagaimana. Saat Inkopmart diminta proposal dan perjanjiannya dengan petani oleh dinas, juga tidak kunjung memberikan. Ke dinas, Inkopmart hanya beralasan mau mencari peternak yang bisa mengelola domba mereka.  “Setelah itu, tidak ada lagi informasi. Kita tidak diikutsertakan lagi,” ujarnya.

Baca Juga:

Lia melanjutkan, setelah lama, Inkopmart tiba-tiba kembali datang ke dinas, dan meminta surat rekomendasi pasokan domba dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Dinas pun membantu mengusulkan ke Provinsi Jabar. Sebab rekomendasi harus diterbitkan oleh Jabar. 

Karena dinas punya tanggungjawab untuk melindungi peternak, Ia pun kembali menanyakan soal proposal dan perjanjian dengan petani. Tapi lama tidak ada kabar. “Kita ingin melindungi peternak. Tapi perjanjian itu, lama tidak dikasih. Kita betul-betul ditinggal. Tidak diikutsertakan kegiatan itu,” tandasnya. (Abel Kiranti)

Proyek Domba Dinas Perikanan dan Peternakan proyek domba bergulir Lembaga Pengelola Dana Bergulir LPDB PT Inkopmart UPTD domba

Komentar

Berita Terkait