583
Tuesday, 28 July 2020 15:43 (2 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

PSI Kuningan : DPP PDI Perjuangan Jangan Ikut Campur Urusan Daerah

PSI Kuningan : DPP PDI Perjuangan Jangan Ikut Campur Urusan Daerah

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Ketua Partai Solidaritas Indnesia (PSI) Kuningan, Asep Papay ikut menyayangkan adanya turut campur DPP PDI Perjuangan dalam polemik Batu Satangtung, Blok Curug Go’ong, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.Bahkan, menurutnya kejadian ini disayangkan banyak pihak. Ia menyebut sikap parpol pengusung Bupati Kuningan H Acep Purnama pada Pilbup Kuningan 2018 itu, tidak etis.

“Bagi PSI, tidak baiklah sampai menekan bupati lewat parpolnya. Itu tidak etis. Bupati juga dalam hal ini sudah dewasa dan memiliki alat ukur dalam mengeluarkan kebijakan. Terlebih lagi ini terjadi di daerahnya sendiri,” ketus Asep Papay, kepada bingkaiwarta.com, Selasa (28/7/2020).

Asep menegaskan, PSI berada pada posisi kebijakan Pemkab Kuningan, dan mendukung penuh keputusan bupati. Ia juga menegaskan, mengetahui betul proses penyegalan Batu Satangtung milik Masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan, Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur itu.

“Beberapa Ormas Islam itu terhimpun dari beberapa kalangan kyai, dan intelektual. Pasti ada hal-hal yang di pertimbangkan kenapa sampai meminta di segel,” tandasnya.

Jadi, menurutnya, lembaga apapun di tingkat Nasional maupun provinsi, atau parpol di luar Kuningan dimintanya untuk tidak terlalu ikut campur urusan daerah, apalagi sampai intervensi menekan Bupati Kuningan agar segera mengkaji ulang keputusan penyegelan Batu Satangtung oleh Satpol PP.

"Indonesia memang harus mengedepankan toleransinya. Tapi bukan berarti penyegelan batu itu dijadikan simbol masyarakat Kuningan, tidak toleran. Keputusan penyegelan, sudah pasti hasil kajian-kajian nalar semua kalangan di Kabupaten Kuningan," ujar Asep.

Ditegaskan Asep, termasuk kebebasan beragama memang di lindungi undang-undang untuk memeluk kepercayaan. Tapi agama juga diatur, bahkan di undang-undangkan. Yaitu Islam, Kristen,Hindu, Budha dan Konghucu. “Jadi tolong, biarkan bupati bersikap atas masukan warga Kuningannya sendiri,” tegasnya. (Abel Kiranti)

Partai Solidaritas Indnesia PSI DPP PDI Perjuangan Batu Satangtung Desa Cisantana Masyarakat Adat Karuhun Urang Sunda Wiwitan Paseban Tri Panca Tunggal

Komentar

Berita Terkait