Puluhan Baliho Termasuk Gambar Mantan Bupati Kuningan Utje Ditertibkan Satpol PP

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2016-08-23 15:33:15+07

Kuningan – Puluhan baliho, banner, spanduk, maupun papan reklame berbagai ukuran yang dianggap kadaluarsa dan dianggap melanggar aturan, namun masih terpampang di kiri kanan sepanjang jalan utama Kabupaten Kuningan, mulai dari Kecamatan Cilimus, Jalaksana, Kramatmulya, hingga Kuningan kota ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kemarin.

Dari pantauan langsung di lapangan, satuan yang dikomandani Dani Hamdani tersebut menertibkan spanduk, dan banner berbagai ukuran sebanyak 41 lembar, termasuk yang bergambar mantan Bupati Kuningan Almarhum Utje Ch Suganda.

Kasatpol PP Kabupaten Kuningan Deni Hamdani menyebutkan, penertiban itu dilakukan karena pemasangannya dianggap terlalu lama, telah kadaluarsa, ilegal, atau tidak membayar pajak pada Pemda, serta tidak sedikit yang pemasangannya tidak sesuai dengan titik yang diizinkan, “Intinya para pemasang telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 23 tahun 2003, tentang ketertiban umum, sehingga kami turunkan,” ucap, kemarin.

Dijabarkan Deni, spanduk, banner dan baliho dari berbagai ukuran yang berhasil diturunkan itu beragam, mulai dari milik pelaku usaha, parpol hingga iklan produk, “Kami tidak akan pandang bulu, atau deskriminatif, kalau dinilai melanggar pasti diturunkan. Dan penertiban ini akan terus dilaksanakan sampai masyarakat sadar akan ketertiban,” bebernya.

Penertiban spanduk liar tersebut, menurut Deni, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan jajarannya, hingga ke pelosok yang dilakukan oleh anggota Satpol PP di tiap kecamatan, “Tentunya kami juga sangat selektif dalam melakukan penertiban, serta tidak asal menurunkan,” ujar Deni.

Pastinya, kata Deni, pihaknya juga tidak gegabah, spanduk-spanduk yang diturunkan itu merupakan spanduk menyalahi aturan, tidak resmi, serta dalam proses pemasangannya tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu pada pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), juga Satpol PP.

Kondisi maraknya pemasangan spanduk liar itu sendiri, lanjut Deni, terutama terjadi pada momen-momen tertentu, seperti lebaran dan hari-hari besar, “Mereka memanfaatkan momen ini untuk ajang promosi ke masyarakat luas,” katanya.

Yang disayangkan oleh dia, bukan cuma tidak adanya koordinasi, bahkan tidak sedikit dari mereka yang tidak mentaati aturan, seperti melintang melintasi jalan raya, dipaku pada pohon. Lebih parahnya lagi, tidak mau menurunkan kembali spanduk-spanduk yang telah mereka pasang tersebut, meski izinnya telah habis.

“Kami tidak pernah melarang pemasangan tersebut, selagi mentaati aturan, seperti tidak memasang terlalu lama yang melintang ke jalan, karena jika dibiarkan itu akan mengganggu lalu lintas, serta bisa menyebabkan kecelakaan. Disamping itu, dengan kordinasi terlebih dahulu akan memudahkan dalam pemasangan dan juga penempatan yang tepat, yang tidak mengganggu keindahan kota,” tandasnya. (Pram)

 
Puluhan Baligo Termasuk Gambar Mantan Bupati Kuningan Utje Ditertibkan Satpol PP-ok.jpg

 

Capt : Jajaran Satpol PP tertibkan spanduk, baliho, banner yang dianggap telah menyalahi aturan, atau telah habis masa izinnya di sepanjang jalur jalan utama di Kabupaten Kuningan, termasuk yang terpajang di depan kantor Pemda setempat, kemarin.

 

 

 

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories