Puncak Acara Hari Air Sedunia tingkat Jabar Digelar di Waduk Darma, Ridwan Kamil Beberkan Sejauh Mana Progres Revitalisasi

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-03-29 14:57:41+07

Puncak Acara Hari Air SSsds.jpg

Gubernur Provinsi Jawa Barat H. M. Ridwan Kamil, didampingi Bupati Kuningan H. Acep Purnama, saat menghadiri Puncak Acara Peringatan Hari Air Sedunia ke 27 Tahun 2019 tingkat Jawa Barat, di Obyek Wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jum’at (29/03/2019).

 

Kuningan – Gubernur Provinsi Jawa Barat H. M. Ridwan Kamil, menghadiri Puncak Acara Peringatan Hari Air Sedunia ke 27 Tahun 2019 tingkat Jawa Barat, di Obyek Wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jum’at (29/03/2019).

Kedatangannya kali ini sekaligus untuk mencanangkan Waduk Darma menjadi destinasi wisata tingkat internasional. Maka terdapat beberapa agenda kegiatan yang disaksikan langsung oleh Ridwan Kamil.

Diantaranya pelaporan progres 7 bendungan seperti situ, waduk, serta saluran dan pantai multifungsi di Jawa Barat yang sedang dibangun untuk kemudian dicanangkan sebagai proyek strategis sumber daya air di Jabar. Lalu, pencanangan dan penataan kawasan air Waduk Darma menjadi destinasi wisata internasional.

“Nah inilah komitmen dari Pemerintah Provinsi, airnya kita lestarikan, airnya kita pastikan mendapatkan aksesnya kepada masyarakat, ketiga punya multifungsi. Bisa fungsi budaya, bisa fungsi pariwisata,” kata Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil di hadapan awak media, di Waduk Darma.

Kang Emil mengatakan, sebagaimana visi 5 tahun ke depan, selama ada hubungannya dengan air maka harus menjadi pusat perhatian pihak Pengelola Sumber Daya Air (PSDA). Akan tetapi ia mengajak urusan ini dipikirkan bersama-sama.

“Mungkin ada tupoksinya mungkin tidak (di PSDA), tapi mari kita pikirkan sama-sama. Karena urusan air ini kan lintas ya, lintas dinas, lintas lembaga, tidak hanya di PSDA yang memang sementara sifatnya kan hanya engineeringnya saja. Tapi kan air tidak hanya engineering, air ada sifat budayanya, menjadi ruang ekonomi dan lain-lain. Itu harus kita pikirkan bersama-sama,” kata Kang Emil.

Untuk proyek revitalisasi Waduk Darma sendiri, lanjut Kang Emil, saat ini sedang dilakukan lelang dengan pihak investor. Ia memperkirakan proses ini akan berakhir paling telat sampai bulan Juli. Sehingga pengerjaan tahap 1 diperkirakan pada bulan Desember.

Nantinya Waduk Darma akan direvitalisasi dengan memperbaiki kondisinya sehingga mencukupi standar internasional. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan bagi para wistawan asing maupun lokal.

“Ya memperbaiki agar standar internasional. Wisatawan lokal happy, wisatawan internasional juga terwadahi, kemudian ada tempat budaya, ada pasarnya yang lebih representatif, ada kulinernya yang lebih bagus, penataan batas airnya orang bisa jalan ke atas air juga di batas titik. Insha Allah ini menjadi kebanggaan Jawa Barat,” ungkapnya.

Sedangkan soal keberadaan keramba di area waduk, Kang Emil mengatakan, sudah menghimbau supaya nelayan setempat dapat memanfaatkan keramba teknologi baru yang bisa menampung kotoran dan pakan ikan sehingga tidak mencemari area waduk.

“Tadi udah saya sampaikan keramba harus sudah mulai menggunakan teknologi baru. Ada produknya di Padalarang yang bisa menampung kotoran dan pakan ikan tidak mencemari air ya,” katanya.

Untuk masalah ini pihaknya akan berkoordinasi dengan bupati selaku pemegang wilayah agar komunikasi dengan nelayan setempat berjalan baik.

Diakhir, Kang Emil kemudian memeriahkan acara dengan mengikuti berbagai permainan air seperti semprotan air menggunakan bambu, dan yang paling unik adalah ikut permainan pukul bantal di atas air melawan sejumlah warga dan Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda. (TedyAgeng)

5 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com




















Berita Terkini

Categories