Sarana Perkantoran Baru Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Setda Kuningan Layak Diperbaharui

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-01-15 21:10:58+07

photo_2020-01-15_21-00-31.jpg

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kuningan U. Kusmana, S. Sos, M. Si

 

Kuningan – Banyak hal yang melatarbelakangi kelayakan diusulkannya pembangunan sarana perkantoran baru untuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kuningan, mulai dari sarana prasarana yang dipergunakan, hingga menjaga konsentrasi para pejabatnya dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kuningan U. Kusmana, S. Sos, M. Si menganggap, diusulkannya pembangunan kantor baru untuk bagian yang dipimpinnya bukanlah hal mengada-ngada, tetapi diperhitungkan dengan berbagai pertimbangan.

photo_2020-01-15_21-46-24.jpg“Pertimbangan awal, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa merupakan bagian yang berbeda dengan bagian lainya, atau bisa dikatakan khusus, karena dalam melaksanakan Tupoksi, kita banyak menggunakan barang-barang elektronik,” ujar U. Kusmana kepada bingkaiwarta.com, Rabu (15/1/2020).

Kedua, lanjut U. Kusmana, dari segi organisasi, Bagian Barjas membawahi pejabat funsional bidang pengadaan, yang menuntut konsentrasi penuh dalam melaksanakan Tufoksinya, karena penuh resiko, terutama resiko hukum.

Apalagi, kata U. Kusmana, setelah dilaksanakannya Pergub Nomor 81, Tahun 2019, tentang SOTK baru, dimana LPSE yang semula berada di naungan Diskominfo sekarang bergabung ke Bagian Barjas, dimana hal itu berdampak pada tuntutan sarana memadai untuk menampung pertambahan SDM.

“Jika kondisi perkantorannya masih seperti yang ada saat ini, apa para pegawai akan merasa nyaman jika bekerja dengan kondisi berdesak-desakan dalam ruangan yang kurang memadai? Kemudian, jika hujan turun, terus atap mengalami kebocoran, belum lagi jika banjir masuk kedalam ruang kerja, hal itu bukan hanya mengganggu konsentrasi kerja, tetapi sekaligus mengancam pada kerusakan alat-alat yang dipakai dalam menjalankan pekerjaan,” kata U. Kusmana.

Untungnya, menurut U. Kusmana, Bupati Kuningan H. Acep Purnama telah memberikan respon, sekaligus tengah photo_2020-01-15_21-48-17.jpgmencarikan solusi terbaik untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, apalagi Bupati Acep sendiri sangat memahami, jika Bagian Barjas Kabupaten Kuningan telah memenuhi 10 dari 17 standar keberadaan UKPBJ yang ditetapkan LKPP, dimana jika tidak memenuhi aturan, maka standar LKPP tersebut bisa kembali turun.

“Makanya, tadi siang pak bupati langsung melakukan pengecekan seluruh ruangan yang ada di Kompleks Perkantoran Setda, untuk mencari kemungkinan awal penempatan ruangan yang sesuai bagi kantor Bagian Barjas, sebelum mendapatkan solusi untuk pembangunan sarana perkantoran yang lebih layak,” jelas U. Kusmana. (Yud’s)

 

6 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com














Berita Terkini

Categories