Sejumlah Massa Datangi Panitia Pilkades Desa Cimaranten

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-11-05 20:28:04+07

Sejumlah Massa Datangi sfsf.jpg

Massa yang merupakan warga Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, saat mendatangi sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) setempat, di balai Desa Cimaranten, kemarin.

 

Kuningan – Sejumlah massa yang merupakan warga Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, mendatangi sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) setempat, di balai Desa Cimaranten, kemarin.

Mereka datang untuk menanyakan perihal surat kesehatan yang merupakan salah satu syarat untuk maju dalam Pilkades yang dinilai terjadi kekeliruan karena dapat meloloskan salah satu calon yang sebelumnya dalam kondisi sakit.

Perwakilan massa Kuswara, menerangkan, dugaan kekeliruan itu muncul setelah pihaknya melihat pemenang Pilkades Cimaranten yang memiliki nomor urut 2, itu mengalami stroke sejak sebelum pendaftaran calon kades.

“Kami menanyakan hal itu karena calon kepala desa nomor urut 2 yang terpilih meraih suara terbanyak mengalami stroke sejak sebelum pendaftaran dan telah dirawat di RSUD 45 pada tanggal 7 Oktober 2019,” terang Kuswara, kepada bingkaiwarta.com, Selasa (5/11/2019).

Sehingga, lanjut Kuswara, pihaknya ingin meminta kejelasan dari Panitia Pilkades yang dapat meloloskan surat kesehatan calon peraih suara terbanyak itu, sedangkan calon tersebut sempat mengalami sakit.

“Setahu saya, dia sudah menderita stroke dan dirawat pada tanggal 7 Oktober. Sedangkan surat kesehatan dari Puskesmas dibuat pada tanggal 9 Oktober,” jelasnya.

Pihaknya pun tidak mempermasalahkan hasil Pilkades. Akan tetapi, meminta kejelasan terkait mekanisme dan persyaratan pada tahap penyeleksian yang dapat meloloskan calon dalam kondisi tidak sehat itu.

“Sesuai aturan Permendagri no 112 tahun 2014 tentang pemilihan kepala desa, pasal 21 mengharuskan calon berbadan sehat. Sedangkan kondisi calon nomor 2 stroke sebelum pendaftaran, tapi bisa lolos,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Cimaranten Iwan TH, menyebutkan, selaku panitia, pihaknya pun hanya menjalankan mekanisme sesuai aturan. Terkait pemeriksaan kesehatan dan hasilnya, itu merupakan kewenangan dokter.

“Pada tanggal 10 Oktober sudah dilakukan pemeriksaan persyaratan pendaftaran yang disaksikan oleh pihak Kecamatan, Polsek dan Koramil. Sudah sah ditentukan hasil pemeriksaan berkas dan terjaring bakal calon dan ditandatangani kedua belah pihak calon terpilih karena dalam pemeriksaan berkas tidak ada masalah dan kedua belah pihak setuju maka dituangkan dalam berita acara,” paparnya.

Dengan begitu, tambah Kuswara, pihaknya akan menanyakan terkait surat kesehatan yang dikeluarkan oleh dokter Puskesmas setempat. Menurut Kuswara, warga menginginkan pemimpin yang sehat lahir batin untuk memimpin desa, sedangkan kondisi terakhir pemenang Pilkades tidak mampu berjalan.

“Warga ingin pemimpin yang sehat baik jasmani maupun rohaninya, kalau untuk mengurus diri sendiri saja tidak mampu maka bagaimana mungkin bisa mengurus Desa dan Warga,” tutupnya. (Abel Kiranti)

17 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories