207
Monday, 31 August 2020 17:47 (3 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Sejuta Pesona Dari Pasir Batang

Sejuta Pesona Dari Pasir Batang

Bingkaiwarta, DARMA - Bupati Kuningan H. Acep Purnama hadiri undangan ekspose potensi wisata dan panen raya jagung di obyek wisata Pasir Batang, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Minggu (30/8/2020). Turut hadir dalam acara tersebut, Kadisporapar Kuningan Dr. Toto Toharudin, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Dr. Ukas Suharfaputra, Camat Darma, Kepala BTNGC (Balai Taman Nasional Gunung Ciremai), Ketua anggota Gapoktan, Para pengurus Kompepar (Kelompok Pengurus Pariwisata) dan undangan lainnya. 

Sebelum perjalanan menuju obyek wisata Pasir Batang, bupati secara simbolis membuka panen raya jagung bersama Kepala Desa Karangsari dan Gapoktan Mekarsari. Gakpoktan Mekarsari berhasil menanam hampir 70 hektar tanaman jagung hybrida dan ini merupakan sebuah keberhasilan dari pemberdayaan kelompok yang tergabung dalam gapoktan Mekarsari dan menjadi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Kemudian, bupati beserta jajarannya melanjutkan perjalanan menuju obyek wisata Pasir Batang dan disambut oleh Ketua Kompepar, Aen. Aen menjelaskan, bahwa bukit ini memiliki keindahan yag luar biasa karena dapat melihat view diantaranya Waduk Darma, Majelengka, Cirebon bahkan Gunung Slamet di Jawa Tengah. "Disini juga kaya akan flora dan fauna. Jalan menuju obyek wisata Pasir Batang ini juga menghubungkan jalan tembus ke arah palutungan tak jauh dari lokasi itu sekitar 200 meter sedang dibuat jalur untuk sepeda gunung. Disini juga dikenal sebagai wisata argo seperti jagung, sayuran juga kopi, terdapat 3 jenis kopi yang menjadi kopi khas Desa Karangsari diantaranya arabika, robusta dan liberika," jelasnya.

Aen melanjutkan, Kopi ini dikelola oleh petani serta kompepar yang bekerja sama dengan koperasi desa. Namun, pengelolaan kopi tersebut masih menggunakan alat seadanya. Ia berharap pada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan dan memeperhatikan produksi kopi ini. "Wisata ini juga pernah dipakai praktek oleh IPB, UNIKU, UNPAD dan Trisakti hanya saja untuk menuju lokasi ini tidak ada penunjuk arah menuju Pasir Batang sehingga menyulitkan wisatawan," ujarnya.

Kepala Desa Karangsari menambahkan, obyek wisata Pasir Batang ini menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa. Tidak kalah dengan beberapa obyek wisata di Kuningan seperti Palutungan. "Bagi para wisatawan yang menyukai suasana alam langsung saja mendatangi obyek wisata ini dimana desa ini memiliki andalannya yaitu wisata argo karena 90-95 % penduduk Desa Karangsari bermata pencaharian sebagai petani. Semoga desa ini dapat menjadi contoh bagi desa lainnya sebagai desa pertanian," tambahnya.

Selanjutnya Bupati Kuningan menuturkan, sebagaimana yang diketahui bersama bahwa pengelolaan suatu kawasan di satu daerah menjadi kewajiban bersama. Beberapa potensi sumber daya alam yang dapat kita olah tersebut dapat menjadi manfaat bagi masyarakat sekitar. Bupati akan mengajak dinas pemangku kepentingan wilayah untuk kelanjutaan pengelolaan obyek wisata Desa Karangsari kedepannya seperti apa.

"Mulai hari ini juga akan dipikirkan mengenai percepatan pembangunan Desa Karangsari khususnya wisata Pasir Batang yang memiliki potensi untuk menarik daya tarik wisatawan. Saya berpesan, untuk tidak melupakan fungsi lembaga-lembaga yang sudah ada sebagai bentuk kerja sama bagi potensi wisata Desa Karangsari," pungkas Bupati Acep. (Abel Kiranti)

potensi wisata panen raya jagung obyek wisata Pasir Batang

Komentar

Berita Terkait