239
Thursday, 03 September 2020 20:16 (3 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Sekda Kuningan Menerima Tim Monev AKB Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat

Sekda Kuningan Menerima Tim Monev AKB Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menerima rapat monitoring dan evaluasi AKB dari gugus tugas Covid-19 yang didampingi oleh kepala BPBD Kuningan Agus Mauludin, Kepala Dinsos Kuningan Drs. Dudy Budiana dan dr. Denny Mustofa Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, di ruang kerja Sekretaris Daerah, Kamis (03/09/2020). Rapat tersebut dihadiri oleh anggota gugus tugas Covid-19 BNPB Kolonel Suparno dan Kolonel E.H Aritonang serta anggota sekretariat gugus tugas Covid-19 kurang lebih sekitar 7 orang.

Dalam sambutannya, Sekda memaparkan, maksud dan tujuan kedatangan gugus tugas dari BNPB dan anggota sekretariat gugus tugas provinsi Jawa Barat untuk memberikan semangat pada pemerintah beserta gugus tugas dalam penanganan Covid-19. Dengan adanya monitoring ini sebagai bentuk untuk memberikan semangat kepada pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan Covid-19 ini disambut dengan baik.

"Melihat situasi Covid-19 saat ini semakin bertambah karena tes yang dilakukan pun terus ditingkatkan, sehingga data pasien yang terpapar Covid-19 meningkat. Pada awal diumumkannya Covid-19 di Kabupaten Kuningan telah melakukan PSBB selama 1 bulan atau karantina wilayah. Untuk cluster terbaru di wilayah Kabupaten Kuningan yaitu di RSUD 45’ Kuningan beberapa tenaga medis dan staf administrasi yang terpapar virus Covid-19 dan telah ditangani," papar Sekda.

Dikatakan Sekda, adapun beberapa kendala yang dialami pemerintah selama masa pandemi ini diantaranya banyak masyarakat Kuningan yang bekerja di luar kota dan kerap kali mudik sehingga belum menyadari bahaya dari Covid-19, tenaga medis yang terbatas, belum tersedianya alat PCR serta bagaimana membangkitkan kembali perekonomian sebagai upaya peningkatan daya beli masyarakat.

"Masyarakat Kuningan saat ini sedang menata kembali perekonomian yang normal seperti sedia kala dan pemerintah pun ikut membantu dalam masa pemulihan ekonomi tersebut yang dibantu juga oleh stakeholder. Adaptasi kebiasaan baru ini membutuhkan waktu karena tingkat kesadaran masyarakat yang belum terbiasa dengan kebiasaan seperti ini. Pemerintah ingin mengembalikan kebiasaan masyarakat Kuningan seperti pada 5 bulan lalu yang memperhatikan disiplin protokol kesehatan," jelasnya.

Setelah itu perwakilan dari anggota sekretariat gugus tugas Covid-19 provinsi Jawa Barat Dr. H. Dani Ramdan, MT. memberikan sarannya terkait Covid-19 yang belum mereda dan sampai saat ini vaksin pun juga belum ditemukan. "Sehingga kita semua harus saling membantu dan memberikan stimulus berupa semangat terutama untuk pemimpin daerah serta pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan Covid-19. Tentunya kita semua mulai merasakan kejenuhan namun paling tidak seorang pemimpin tidak mengeluh sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk terus semangat berperang melawan virus Covid-19," ungkap Dani.

Tempat yang dijadikan sebagai contoh untuk melakukan monitoring atau wawar mengenai penggunaan protokol kesehatan diantaranya adalah Sumedang dan Pantai Pangandaran, di mana Sumedang ini melakukan sosialisasi ke tempat-tempat ramai seperti Masjid, pasar dan tempat ramai lainnya. Bahkan teks wawar yang disampaikan pada sosialisasi pun dibuat secara langsung oleh Pemda setempat. Selain itu ada juga kota Banjar yang dijadikan contoh untuk bisa ditiru oleh Kabupaten Kuningan, karena masyarakat kota Banjar ini sangat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga angka kasus Covid-19 di Kota Banjar terus melandai turun.

"Saran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kembali yaitu dengan cara patroli atau kampanye oleh pemerintah yang dibantu oleh TNI dan POLRI terutama tempat-tempat yang rawan dengan kerumunan. Mengajak semua elemen masyarakat untuk memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan," tuturnya.

Diakhir rapat pembahasan tersebut secara simbolis Sekda menerima pemberian bantuan masker dari pemerintah Jawa Barat ke pemerintah Kabupaten Kuningan sebanyak 32.000 pcs. (Abel Kiranti)

BPBD Sekretaris Daerah rapat monitoring evaluasi AKB gugus tugas

Komentar

Berita Terkait