9,523
Tuesday, 22 December 2020 19:49 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Seorang Bidan Nekat Gantung Diri di Rumah Orang Tuanya

Seorang Bidan Nekat Gantung Diri di Rumah Orang Tuanya

Bingkaiwarta, JALAKSANA - Diduga karena pusing memikirkan ibunya yang sakit jantung dan cuci darah menahun, seorang perempuan nekat gantung diri di rumah orang tuanya di Dusun Puhun RT 09 RW 03 Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.
 
Hasil penelusuran bingkaiwarta.com, korban bernama Herlina (37), profesi sebagai bidan (PNS) di Puskesmas Maleber dan mempunyai anak 1 yang masih balita.
 
"Motifnya belum tahu persis. Dari informasi yang saya dapat, korban bersuami dan mempunyai anak 1. Domisili di Desa Maleber dan profesi sebagai bidan di Puskesmas Maleber," ujar Camat Jalaksana, Toni Kusmanto saat dikonfirmasi bingkaiwarta.com.
 
Toni mengatakan, jenazah ditemukan pada pukul 14.30 WIB. Dari keterangan warga, korban masuk ke rumah orang tuanya sekitar jam 08.00 WIB. 
 
"Korban sedang berkunjung ke rumah orang tuanya. Keadaan di rumah sedang kosong. Karena, ibunya sedang dirawat di rumah sakit," imbuhnya.
 
Sementara itu, Pelda Zakaria Babinsa Desa Sukamukti mengungkapkan, kronologis kematian korban di duga karena memikirkan kondisi ibunya yang sakit jantung dan harus cuci darah, ditambah anak korban yang masih balita juga sedang sakit.
 
"Korban ditemukan oleh keponakannya, Ibnu (20) dan tetangganya, Novi (29). Saat Ibnu mengetuk pintu rumah tidak ada yang menyahut. Karena penasaran, kemudian Ibnu langsung mendobrak pintu samping rumah. Mereka langsung masuk ke dalam rumah dari arah ruang makan. Saat melihat ke arah dapur, pintu dapur tidak tertutup, membuka sedikit. Novi melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan kain selendang bermotif batik, tepatnya di ruang cuci pakaian," jelas Zakaria saat dihubungi bingkaiwarta.com.
 
Atas kejadian tersebut, Novi langsung memberitahu kepada Ibnu bahwa korban sudah gantung diri. "Ibnu langsung menurunkan korban dan di bawa ke kamar tempat tidur. Kemudian, Ibnu melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa Sukamukti.
 
"Perangkat desa langsung melaporkan ke Polsek dan Babinsa. Kemudian Polsek melaporkan kembali ke Polres Kuningan dan datanglah tim Inafis. Korban sudah dimakamkan di Desa Sukamukti," pungkasnya. (Abel Kiranti)
Gantung diri Mayat Kuningan Jalaksana

Komentar

Berita Terkait