732
Thursday, 21 May 2020 18:58 (6 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Soal Mencegah Bahaya Covid-19, Ini Penjelasan Ketua Santri Kabupaten Kuningan

Soal Mencegah Bahaya Covid-19, Ini Penjelasan Ketua Santri Kabupaten Kuningan

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Ketua Santri Kabupaten Kuningan, KH Acep Muhammad Yahya berpendapat, kaidah fikih mencegah bahaya (mafsadat) harus menjadi prioritas utama dibandingkan mengambil manfaat, sangat pas diterapkan dalam menghadapi kondisi merebaknya virus Corona jenis baru (Covid-19).

"Pembatasan aktivitas dalam bentuk berkumpulnya massa yang banyak menjadi langkah baik dalam menghentikan penyebaran virus yang sangat cepat bermigrasinya ini," ungkap Acep kepada Bingkaiwarta.com, Kamis (21/5/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Acep itu menjelaskan, sekolah itu manfaat hanya saja untuk sekarang ini tinggal di rumah (stay at home), belajar di rumah lebih prioritas dalam upaya penanganan Covid-19.

"Silaturahim, bertemu sanak famili, pergi ke pengajian itu maslahat, tapi untuk saat ini kita tunda dahulu," ujar Putra KH. Ahmad Mu'ajad Pimpinan Pondok Salafiyah Sumur Cikedung.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19 semakin menyebar di berbagai daerah, maka wajib bagi manusia untuk memutus mata rantai penyebarannya dengan cara menjaga kesehatan.

"Allah memerintahkan manusia untuk berikhtiar. Jaga kebersihan, diam dirumah, hindari dulu kerumunan-kerumunan masyarakat," katanya.

Kang Acep juga mencontohkan, saat Mekkah ditutup untuk ibadah umrah dan haji, hal itu bukan berarti takut terhadap Covid-19, namun justru sebagai bagian ikhtiar untuk mentaati perintah Sang Pencipta.

"Surat Al-Baqarah ayat 195 menyebutkan, dimana artinya, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik," jelasnya

Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, ia berharap di setiap mesjid yang mau melaksanakan Sholat Idul Fitri menerapkan protokol pengamanan dengan meningkatkan kewaspadaan sebagai wujud taat pada surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Kabupaten Kuningan.

Bentuk peningkatan kewaspadaan tersebut meliputi pengecekan ketersediaan alat pengukur suhu tubuh dan juga melakukan aksi bersih-bersih lingkungan, termasuk menyediakan hand sanitizer. 

"Ini sebagai upaya kita untuk menumbuhkan rasa aman yang menyangkut dirinya bahkan terhadap dirinya yang harus di upayakan oleh dirinya sendiri, kepada Orang lain," pungkasnya. (Abel Kiranti)

Mencegah Bahaya Covid-19 Ketua Santri Kabupaten Kuningan Idul Fitri

Komentar

Komentar telah di non-aktifkan untuk postingan ini

Berita Terkait