Surat Wasiat dari Rakyat

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-03-23 10:16:17+07

Surat Wasiat sfsf.jpg

Pemerhati Kebijakan Publik dan Ketua Senkom Kabupaten Kuningan, D. Suhandi.

 

Kuningan – Daun-daun bergupaian di sore redup, barusan di gerimisi hujan yg berjatuhan tipis, angin merayap dingin menyentuh pori-pori mungil ujung kulit perifer, senja mulai menyergap ditinggalkan mentari sore yang tamaram, menyisakan sesak yang terunduh dari berbagai informasi.

Akhir-akhir ini nafas kita terasa sesak dan mungkin sedikit mencekam.

Media sosial telah begitu menyihir jutaan bahkan milyaran manusia, hingga terpaku dilayar kecil smartphonenya, dan menjadikannya bagian dari keseharian.

Informasi tentang apapun semua ada digenggaman, sudah tak lagi membedakan status sosial serta usia.

Merebaknya Covid19, membuat berbagai komentar, analisa bahkan disertai letupan-letupan politis menjadikannya semakin rumit.

Pemerintah telah membentuk satuan reaksi cepat pun tak secepat media internet dalam menyampaikan dan mengakses informasi, sehingga kita sulit membedakan informasi yang hoax, asli/original, atau candaan, semua terbungkus rapi dikemas dengan narasi dan gambar/video yang mengagumkan.

Perdebatan lockdown versus social distancing  pun terasa semakin tak substantif lagi justru terkesan lebih banyak muatan politisnya ketimbang mencari sinergitas untuk sebuah solusi bersama.

Justru rakyat dibingungkan oleh pendapat politisi oposisi versus politisi pemerintah yang melampaui kapasitasnya, sehingga menenggelamkan pendapat dokter2 ahli yang spesial menangani kasus Corona ini.

Padahal korban sudah mulai bertumbangan, yang terindikasi ODP, bahkan yang meninggal grafiknya semakin meroket.

Selalu saja memainkan ego dan syahwat politik di tengah terengahnya sesak kami.

Daun-daun disamping rumah mulai menunduk tak tergerakan angin, sebagian tetangga sudah mulai meninggalkan jalan, gang dan tempat-tempat lainnya untuk menemani anak-anak dan keluarga dirumah, untuk sekedar menjaga kebahagiaan sederhana yang mereka miliki.

Mestinya tak perlu lagi berdebat hingga membuang energi, waktu dan bahkan material untuk sebatas menunjukkan ego kehebatan dan keangkuhan.

Nyawa rakyat sekarang sedang penting untuk dilindungi, karena merekalah kalian jadi politisi hebat, karena merekalah kalian menjadi pejabat untuk melayani, mengayomi dan melindungi rakyat

Kenapa kalian tak kompak untuk melindungi dan menyelamatkan rakyat ?

Omong kosong perdebatan, yang kalian pertontonkan, ini waktunya bukan bermain panggung politik, ini saatnya aksi nyata untuk keselamatan rakyat dari berbagai strata.

Saat para dokter, perawat, Kyai, Ulama, dan seluruh profesi dari pusat hingga daerah berjibaku berperang melawan Corona, apa kalian wahai politisi masih saja ingin bermain politik ???

Membagikan kaos dan kelengkapannya saat kampanye bisa kalian lakukan

Sekarang tenaga medis dan rakyat berebut masker, hand sanitizer serta kelengkapan medis lainnya.

Jangan lakukan cara2 kampungan saat membagikan masker di keramaian, ala kampanye yang justru menjadikan media penularan.

Senjapun beranjak meninggalkan sunyi magrib yang melewati tamaram, langit enggan meluruhkan tangis nya, untuk sekedar menemani kegelisahan.

Warna alam selalu memberi makna, cuma kita yang lengah menerjemahkannya, entahlah..

Aku sebatas rakyat, yg sekedar ingin menitip pesan, untuk mereka yang sedang berada dipuncak sana.

 

Penulis : Pemerhati Kebijakan Publik dan Ketua Senkom Kabupaten Kuningan, D. Suhandi.

13 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, ARTIKEL

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com









Berita Terkini

Categories