1,082
Monday, 21 December 2020 20:22 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Susanto Keluhkan Buruknya Manajemen RS Wijaya Kusumah

Susanto Keluhkan Buruknya Manajemen RS Wijaya Kusumah

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Anggota DPRD Kuningan dari Fraksi PKB, Susanto, merasa prihatin dan menilai buruk manajemen Rumah Sakit Wijaya Kusumah. Pasalnya, bagian administrasi melakukan penahanan terhadap pasien atas nama Kusdiawan (76) warga Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Senin (21/12/2020).

"Manajemen Rumah Sakit Wijaya Kusumah buruk, kurang biaya dikit gak bisa pulang," ketus Susanto saat menceritakannya kepada bingkaiwarta.com.

Ia mengatakan, ini pengalaman pertama dengan kasus susahnya kebijakan manajemen dalam mengeluarkan pasien. Menurutnya, pasien tersebut sudah sangat jelas mendapat pengakuan dari bagian perawat dan dokter menanganinya. "Sudah mengizinkan pulang dari RS Wijaya Kusumah tersebut," ujar Susanto. 

Susanto menjelaskan, pasien sebelumnya dilarikan ke RSUD 45 Kuningan. Namun entah bagaimana, manajemen disana merujukan warganya untuk dilakukan perawatan medis di RS Wijaya.

Soal penyakit yang di alami pasien, kata Susanto, pasien dikatakan sembuh itu usai melakukan operasi prostat. "Pasien semula masuk pada lima hari yang lalu dan kini di izinkan pulang," terangnya. 

Kondisi itu muncul akibat pembiayaan saat hendak pulang mengalami kekurangan. "Iya total biaya semuanya itu kisaran Rp 11 juta dan saya bayar Rp 6 Juta dengan disertai jaminan KTP saya. Namun pihak RS Wijaya tak berkenan dengan ajuan saya tadi," kata Susanto lagi. 

Padahal, menurutnya, pembayaran itu akan dilakukan pelunasan akibat tunggak tersebut. "Intinya kami minta kebijakan waktu tempo untuk pelunasan. Maaf saja, kami berhutang otomatis untuk dibayar," tandasnya. 

Susanto menambahkan, sebagai pelayan masyarakat, tentu akan memberikan bantuan serta melakukan mediasi antara lembaga apapun di daerah. "Kami hanya bekerja di lembaga pengawasan, adapun kesalahan serta temuan seperti ini, akan menjadi pembahasan dengan pemda setempat," imbuhnya. 

Dia menegaskan, siapapun warga Kuningan itu memiliki hak atas pelayanan dari pemerintah untuk sektor pendidikan, kesehatan. "Nah disini permasalahannya berkiatan dengan kesehatan warga Kuningan," tegasnya. 

Sementara petugas administrasi, yang diketahui bernama Galuh mengatakan, sebaiknya kordinasi dengan bagian manajemen. "Iya besok bisa koordinasi dengan bagian manajemen, pada saat jam bekerja," ujarnya. (Abel Kiranti)

Wijaya kusuma kuningan management

Komentar

Berita Terkait