1,293
Tuesday, 01 December 2020 10:02 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Tak Berijin, Aktivitas Penambangan Batu Terpaksa Diberhentikan

Tak Berijin, Aktivitas Penambangan Batu Terpaksa Diberhentikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Diduga tidak memiliki ijin dari yang berwenang, lokasi penambangan batu milik Iriyanto Lamanasa di RT 03 RW 01 Dusun Pahing Blok Cibaregbeg Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, terpaksa diberhentikan oleh Satpol PP Kabupaten Kuningan, Bidang Penegakan Perda (Gakda), Minggu (29/11/2020) sekitar pukul 10.20 WIB.
 
Pemberhentian aktivitas penambangan batu tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kabupaten Kuningan, Ujang Jaidin SH.MH dan Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Eman Sulaeman, S.Sos.
 
Saat dikonfirmasi bingkaiwarta.com, Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kuningan, Dian Fenti Asmara, S.AP yang diwakili oleh Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kabupaten Kuningan, Ujang Jaidin SH.MH menjelasakan, pemberhentian aktivitas penambangan batu tersebut menindaklanjuti hasil penyelidikan lapangan yang dilaksanakan oleh Bidang Penegakan Perda bersama unsur Kecamatan dan Desa Pasawahan yang dilaksanakan pada hari Minggu (29/11/2020).
 

"Aktivitas tersebut terpaksa kami berhentikan, karena tidak memiliki ijin. Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum Ketentraman Masyarakat Pasal 19 ayat 3 yang menyatakan setiap orang atau badan dilarang melakukan kegiatan usaha yang dapat menyebabkan terganggunya ketertiban umum dan pencemaran lingkungan dan/atau dapat membahayakan keselamatan orang lain," jelas Ujang yang didampingi oleh Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Eman Sulaeman, S.Sos diruang kerjanya, Selasa (1/12/2020).

 
Ujang menambahkan, pihaknya juga sudah mengundang pemilik selaku pengelola penambangan batu tersebut untuk dimintai keterangan terkait aktivitas penambangannya.
 
"Senin (30/11/2020) kami telah mengundang pemilik atau pengelola penambangan batu tersebut. Hasil dari permintaan keterangan, yang bersangkutan mengakui atas lalainya melakukan aktivitas penambangan batu tanpa ijin dari pihak yang berwenang, dan dikhawatirkan akan mengakibatkan longsornya jalan raya menuju tempat wisata Kebun Raya Kuningan, sehingga hal ini dapat memicu timbulnya gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat," terangnya.
 
Selanjutnya, dikatakan Ujang, yang bersangkutan juga telah membuat surat pernyataan yang intinya siap untuk tidak melakukan aktivitas penambangan batu digaris sepadan jalan tersebut. (Abel Kiranti)
Galian Batu Penambangan Pasawahan Kuningan Satpol PP GAKDA

Komentar

Berita Terkait