Tanah Longsor Kembali Terjadi Di Wilayah Maleber

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-13 18:47:11+07

Tanah Longsor Kembali Terjadi Di Wilayah Maleber.jpg

Tanah Longsor yang menimpa Rt. 06/03, Dusun Singkup, Desa Padamulya, Kecamatan Maleber, Kamis (12/1), sebabkan puluhan terdampak bencana.

 

Kuningan – Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Kuningan, akibatkan bencana tanah longsor di Rt. 06/03, Dusun Singkup, Desa Padamulya, Kecamatan Maleber, Kamis (12/1), tepatnya pukul 14.00 WIB, hingga sebabkan  puluhan bangunan dan rumah warga alami retak serta terancam roboh.

Total korban terancam dampak bencana tersebut diperkirakan mencapai 40 jiwa, yang hingga kini masih menunggu evakuasi lebih lanjut yang dilakukan oleh aparat desa serta Tagana Kecamatan Maleber.

Hapidin, 55, pemilik rumah dengan jumlah penghuni mencapai 8 jiwa menuturkan, bangunan tempat bernaung keluarganya retak keseluruhan akibat longsornya tanah yang terjadi percis tidak jauh dari rumahnya.

“Bencana itu terjadi kira – kira pukul dua sore, saat itu kondisi disini (wilayahnya) sedang dalam hujan sangat deras. Saya juga khawatir akan adanya longsor ini, dan benar saja kejadian,” kata Hapidin.

Dirinya hanya bisa pasrah dan menunggu datangnya bantuan yang akan diberikan, pasalnya, rumah Hapidin terancam runtuh serta 8 jiwa yang menghuni terpaksa harus waspada dan bahkan bisa saja di evakuasi, mengingat curah hujan di bulan Januari ini masih cukup tinggi.

Dan Sarwa, 46, yang memiliki rumah tepat dibawah tebing curam, bangunan belakang rumahnya tertimpa longsor dan material tanah hampir memasuki area bagian tengah.

Sementara itu, menurut Eyo Tarya, Tagana Kecamatan Maleber mengatakan, bencana tersebut terjadi akibat dari hujan deras secara terus menerus mengguyur wilayah Maleber sejak pagi dan juga faktor tanah yang labil sehingga mudah longsor.

Dari bencana itu, kata Eyo, tidak ada nyawa yang hilang. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta dan beberapa bangunan rusak parah, “tidak ada korban jiwa, hanya warga yang rumahnya terdampak bencana alami kerugian materi lantaran dibutuhkan biaya renovasi,” terang Eyo.

Paska kejadian tersebut, aparat desa dibantu warga serta Forum Koordinasi dan Tagana Kecamatan Maleber bergotong royong menyingkirkan material lelongsoran tanah. Hingga kini, korban bencana tersebut mengharapkan bantuan berupa sembako dan bahan material. (TedyAgeng)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories