174
Wednesday, 09 June 2021 15:35 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Terima Kasih Tim Velox BIN !

Terima Kasih Tim Velox BIN !

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Sejumlah peserta pengajian (laki dan perempuan) mendapat Sosialisasi dan Edukasi Covid-19 serta Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dari Tim Velox Badan Intelijen Negara, di Masjid Syiarul Islam Kuningan, Rabu (9/6/2021).

Tim Velox Badan Intelijen Negara dalam kegiatannya di wilayah Kabupaten Kuningan, kini sudah memasuki hari kelima. Setelah sebelumnya, Tim Velox menyisir beberapa tempat fasilitas umum seperti Terminal Tipe A Kertawangunan, Pasar Baru, Lingkup Setda Kuningan, Ponpes Al Kautsar dan Ponpes Al Ikhlas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Badan Intelijen Negara kepada masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan atas merebaknya virus Covid-19.

Ketua DKM Syiarul Islam Kuningan H. Yayan Sofyan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Tim Velox Badan Intelijen Negara atas kepeduliannya untuk memberikan pengetahuan tentang Covid-19 dan Adaptasi Kebiasaan Baru.

"Alhamdulilah, dan terima kasih atas kedatangan Tim Velox BIN Pusat yang telah peduli dengan kondisi sekarang tentang perkembangan Covid-19. Kita semua berharap semoga Covid-19 ini cepat berlalu," ungkap H. Yayan.

Ia berharap dari sosialisasi ini bisa bermanfaat dan tentunya bisa menjadi acuan bagi masyarakat tentang bagaimana menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru ditengah pandemi Covid-19. "Rejeki yang paling rendah adalah harta, sedangkan rejeki yang paling tinggi adalah kesehatan. Oleh karena itu, kesehatan lebih berharga dari segalanya. Terima kasih kepada Tim Velox BIN atas kedatangannya," ujarnya.

Ketua Koordinator Tim Velox Badan Intelijen Negara, Ayu Vina menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Karena, virus Covid-19 masih mengintai kita. "Pandemi ini belum berakhir. Oleh karena itu, kami hadir disini untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang apa itu Covid-19, bagaimana cara penularannya, bagaimana pencegahannya dan apa yang harus kita lakukan di era adaptasi kebiasaan baru ini," jelas Vina.

Selain memberikan sosialisasi dan edukasi, Vina mengatakan, Tim Velox juga melakukan penyemprotan dekontaminasi di area Masjid Syiarul Islam, baik diluar maupun didalam ruangan.

Tim Medis Velox Badan Intelijen Negara, dr. Abdul Haris menjelaskan, Coronavirus atau disebut juga dengan virus corona merupakan keluarga besar virus yang mengakibatkan terjadinya infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. 

"Infeksi coronavirus disebabkan oleh virus corona itu sendiri. Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, melalui Percikan air liur pengidap (batuk dan bersin), Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi, Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus Corona," terang dr. Abdul Haris.

Ia menuturkan, untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19, kita harus menerapkan protokol kesehatan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjauhi Kerumunan, Menjaga Jarak dan Mengurangi Mobilitas). Selain itu, biasakan membawa starter pack (perlengkapan) jika keluar rumah untuk menghindari penularan virus Corona.

"Usahakan membawa handsanitizer untuk mencuci tangan. Tapi alangkah baiknya mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Karena virus atau bakteri akan langsung terbawa air. Gunakanlah masker sesuai yang disarankan, seperti masker medis, masker N95, dan masker kain (2-3 lapis)," ujarnya.

Untuk menjaga stamina agar tetap sehat, Ia menyarankan untuk makan makanan yang bergizi, rajin olahraga, istirahat yang cukup dan minum vitamin untuk menambah stamina. Selain itu, dr. Abdul Haris juga memberikan pengetahuan tentang vaksinasi Covid-19. 

Tampak peserta begitu antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang bertanya seputar Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. 

"Alhamdulillah, ini sangat bermanfaat sekali. Saya jadi lebih banyak tahu tentang apa itu Covid-19 dan bahayanya. Terima kasih Tim Velox BIN," ungkap Emoh (53) salah satu peserta pengajian kepada bingkaiwarta.com. (Abel Kiranti)

Dkm syiarul islam kuningan Setda kuningan Badan intelijen negara Adaptasi kebiasaan baru

Komentar

Berita Terkait