617
Friday, 22 May 2020 19:29 (dalam 1 minggu)    Tulis Komentar

Tertangkap Saat Konsumsi Ganja, Tersangka Mengaku Beli Secara Online

Tertangkap Saat Konsumsi Ganja, Tersangka Mengaku Beli Secara Online

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Keterbatasan gerak masyarakat dalam masa pandemi Covid-19, ternyata dimanfaatkan oleh beberapa pelaku kejahatan. Penurunan kondisi ekonomi menjadi motif dan modus bagi para penjahat tidak terkecuali kejahatan narkoba.

Ketika berbagai usaha harus menelan kerugian dan banyak para pekerja buruh dirumahkan, perdagangan narkoba seolah tak pernah kehabisan pasar dan media distribusi.

Hal ini seperti kasus yang terjadi pada tersangka pecandu berinisial BP, warga Desa Paninggaran, Kecamatan Darma yang diinterogasi oleh Tim Assestment Terpadu (TAT) BNN Kabupaten Kuningan pada 20 Mei 2020. BP ditangkap Satnarkoba tengah mengonsumsi ganja yang dia beli melalui transaksi online.

BP mengaku, narkotika jenis ganja ini di peroleh dengan cara dipesan secara online dan dikirimkan melalui jasa pengiriman paket resmi dari seseorang yang dikenalnya melalui media sosial (facebook).

Walau bukan pemakai aktif, tersangka telah mulai menggunakan narkotika jenis ganja sejak 2018 dan sebelumnya pernah mengkonsumsi obat-obatan jenis dekstro yaitu obat-obatan yang masuk daftar G.

Ketua Tim Asessment Terpadu, Edi Heryadi yang juga merupakan Kepala BNN Kabupaten Kuningan merasa prihatin dengan kejadian ini.

Menurutnya bisnis ekspedisi atau pengiriman paket sejatinya adalah sebagai jembatan penghubung antara produsen dan konsumen agar perekomian rakyat tetap berjalan.

"Ekonomi masyarakat yang berjalan ditengah pandemi Covid-19 ini sejatinya untuk menekan angka kemiskinan karena PHK. Namun, sangat disayangkan bisnis pengiriman paket ini malah untuk perdagangan haram narkoba," ungkap Edi kepada Bingkaiwarta.com, Jumat (22/5/2020).

Melihat fenomena ini, Edi menghimbau agar pelaku usaha pengiriman paket untuk ekstra waspada bila menerima atau mengirimkan paket dari pelanggannya.

"Meski belum terdapat penelitian tingginya kejahatan narkoba melalui ekspedisi online, tapi berdasarkan fakta ini menunjukkan belanja online banyak dimanfaatkan untuk kejahatan narkoba," ujarnya.

Disisi lain, Edi berharap agar masyarakat tidak segan untuk melaporkan akun yang dicurigai menjadi lapak pejualan narkoba baik melalui platform media bersangkutan, Kominfo, maupun pihak berwajib yang terkait. Hal ini dimaksudkan untuk mensukseskan program P4GN di Indonesia secara umum, khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan. (Abel Kiranti)

Konsumsi Ganja Tersangka Narkoba BNN Kabupaten Kuningan Online

Komentar

Komentar telah di non-aktifkan untuk postingan ini

Berita Terkait