538
Wednesday, 18 November 2020 18:36 (2 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Tidak Berijin, Bangunan Bukan Gedung Disegel Satpol PP

Tidak Berijin, Bangunan Bukan Gedung Disegel Satpol PP

Bingkaiwarta, CIGUGUR - Satpol PP Kabupaten Kuningan Bidang Penegakan Perda (Gakda) melakukan penyegelan bangunan bukan gedung di Jl. Cigugur-Palutungan Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu (18/11/2020) pagi.
 
Penyegelan yang dilakukan oleh Tim Gakda Satpol PP tersebut, dipimpin langsung oleh Kabid Gakda Satpol PP Kabupaten Kuningan, Ujang Jaidin, SH.MH dengan didampingi Kasi Penyelidikan, Eman Sulaeman, S.Sos dan Kasi Binwasluh Dedi, serta Muspika Cigugur.
 
Kabid Gakda Satpol PP Kabupaten Kuningan, Ujang Jaidin, SH.MH menjelaskan, jika pihaknya akan melakukan penghentian sementara atau penyegelan terhadap aktifitas pembangunan bukan gedung/TPT milik H. Rusdi.
 
"Terpaksa kita akan segel bangunan bukan gedung ini karena tidak berijin. Kita melakukan ini terkait Penegakan Perda No.3 Tahun 2018 dan Perda No. 13 Tahun 2019," jelas Ujang kepada bingkaiwarta.com.
 
Dia menyampaikan, sebelum melakukan penyegelan, pihaknya terlebih dahulu sudah mengadakan pendekatan persuatif, pemanggilan, sosialisasi dan pembinaan sesuai dengan tahapan yang ada. Tapi yang bersangkutan meski sudah sering dikomunikasikan, sudah sering diperintahkan untuk menempuh perijinan sesuai dengan perda no. 13 tahun 2019 pasal 3 huruf (a) menyatakan bangunan bukan gedung berupa fisik jembatan, pemagaran atau lain sejenisnya harus memiliki ijin yang dikeluarkan oleh Bupati melalui DPMPTSP, tetap tidak mengindahkan peraturan itu," terangnya.
 
"Kami dengan disaksikan oleh pihak desa, kecamatan, dpmptsp, polsek dan koramil Cigugur, akan melakukan penyegelan pada tempat ini. Sepanjang ijin belum keluar, bangunan ini tetap akan disegel," tandasnya.
 
Ujang menegaskan, konsekwensi logis apabila segel dirusak, atau dipaksa dibuka, maka pihaknya akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur hukum dan perundang-undangan yang berlaku. "Ancamannya 2 th 8 bulan bagi yang merusak segel," tegasnya.
 
Bagi masyarakat Kabupaten Kuningan ataupun investor luar, Ujang menghimbau agar terlebih dahulu menempuh proses perijinan yang berlaku sesuai dengan peraturan daerah. Supaya lancar, aman dan tentram guna pembangunan Kabupaten Kuningan sesuai dengan visi MAJU (Mandiri, Agamis, Pinunjul berbasis desa).
 
"Kami dalam bidang Gakda dan peraturan bupati ingin menciptakan ketertiban, ketentraman dan perlindungan masyarakat sesuai rangkaian aturan yang berlaku," pungkasnya. (Abel Kiranti)
Satpol PP Penyegelan IMB DPMPTS Cigugur Kuningan

Komentar

Berita Terkait