674
Saturday, 05 June 2021 13:43 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Tim Velox Badan Intelijen Negara RI Datangi Ponpes Al-Kautsar

Tim Velox Badan Intelijen Negara RI Datangi Ponpes Al-Kautsar

Bingkaiwarta, CILIMUS - Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 melalui edukasi Covid-19 dan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan penyemprotan disinfektan, Tim Dokter Velox Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia mendatangi Pondok Pesantren Al - Kautsar di Jl. Baru Dusun Pahing RT 10 RW 03 Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Sabtu (5/6/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kaposda BIN Kabupaten Kuningan Ahmad Taufik, Ketua Tim Velox BIN Pusat Ayu Vina, dr. Abdul Haris Tim Velox BIN Pusat, Kabid Pelayanan Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. Edi Syarif, Pengasuh Ponpes Al Kautsar Ust Ahmad Fauzan LC, Kepala Puskesmas Cilimus Iin Arinta, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cilimus, dan perwakilan santriwan dan santriwati Ponpes Al-Kautsar

Pengasuh Pondok Pesantren Al Kautsar, Ustadz Ahmad Fauzan mengucapkan terima kasih kepada Tim Velox BIN RI yang telah hadir di Ponpes Al-Kautsar melalui kegiatan Dekontaminasi Covid-19 dan juga edukasi sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Terima kasih kepada Tim Velox Badan Intelejen Negara RI atas ilmu yang telah diberikan kepada kami, khususnya para santriwan santriwati Ponpes Al-Kautsar, serta penyediaan masker, hand sanitizer, termogan dan sprayer elektrik. Semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua," ungkap Ustadz Ahmad Fauzan.

Senada dengan Ustadz Ahmad, Koordinator Tim Velox BIN Pusat, Ayu Vina mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Ponpes Al Kautsar yang telah memberikan izin kepada Tim Velox BIN Pusat untuk memberikan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Adapun rangkaian kegiatan hari ini akan disampaikan sosialisasi oleh tim dokter kami dan setelah ini akan dilaksanakan penyemprotan ke seluruh area pesantren," kata Vina.

Ditempat yang sama, dr Abdul Haris dalam sosialisasinya memaparkan, Corona virus (Covid-19) adalah virus baru sebab penyakit saluran pernapasan virus ini berasal dari China. Novel Corona virus (Covid-19) merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.

"Cara penularannya melalui kontak langsung dengan percikan air liur atau lendir orang yang terinfeksi. Adapun gejala dari Covid-19 itu sendiri diantaranya demam, batuk, filek, sakit tenggorokan, gangguan pernafasan, letih dan lesu," ujar dr. Abdul Haris.

Ia menambahkan, untuk pencegahan Covid-19 yaitu dengan melakukan 5M (mencuci tangan, memakai masker, membatasi mobilitas, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan). 

Sementara itu, terkait Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yaitu aktivitas normal yang berdampingan dengan Corona. Namun, kita

tetap memberlakukan protokol kesehatan.

"Prinsipnya penyesuaian atau perubahan pola hidup serta masyarakat produktif dan tetap aman," ujarnya.

Selain itu, dr. Abdul juga menjelaskan tentang jenis-jenis masker dimasa pandemi Covid-19, diantaranya N95 masker bedah, masker berkatup, masker kain tiga lapis, masker scuba dan masker buff.

"Jenis masker yang dilarang untuk digunakan yaitu masker scuba dan masker buff. Adapun masker yang direkomendasikan yaitu masker yang berlapis 3 sehingga virus tidak bisa masuk. Dan untuk masker kain itu masa pakainya hanya 4 jam dan untuk masker medis hanya sekali pakai dan apabila masker yang sudah tidak dipakai tidak boleh dibuang sembarangan," jelasnya.

Untuk mencuci tangan, dikatakan dr Abdul, lebih bagus dengan mengunakan air yang mengalir dan sabun dibanding dengan menggunakan hand sanitizer. Karena jika menggunakan air yang mengalir virus setelah mati langsung hilang kebawa air mengalir. "Sedangkan jika menggunakan hand sanitizer virus mati tapi masih menempel ditangan kita," imbuhnya.

Diakhir pemaparannya, dr. Abdul Haris juga memberikan penjelasan tentang vaksinasi Covid-19. Tampak para santriwan/santriwati antusias mendengarkan pemaparan tersebut. Mereka tak sungkan melempar pertanyaan demi pertanyaan kepada pemateri.

Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata secara simbolis dari Tim Velox BIN Pusat kepada pengasuh Ponpes Al Kautsar. (Abel Kiranti)

Bin Ponpes al kautsar Cilimus Kuningan Sars Mers

Komentar

Berita Terkait