Update Data Kasus Corona di Kuningan : ODP Meningkat, PDP Tetap

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-03-24 20:14:02+07

Update jdjdjdj.jpg

Ilustrasi virus corona COVID-19.

 

Kuningan – Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan kembali merilis data terkait kasus virus corona COVID-19 di Kota Kuda. Berdasarkan pengecekan sampai Selasa (24/3/2020) pukul 08.00 WIB, tercatat 3 orang pasien dengan pengawasan (PDP) dan 53 orang dalam pemantauan (ODP).

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kuningan dr. Susi Lusiyanti, MM, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Agus Mauludin, mengatakan, dari angka 53 ODP 21 diantaranya selesai dipantau. Sementara, sisanya masih dalam pemantauan. Sedangkan, untuk PDP seluruhnya masih dalam pengawasan.

Data ini mengalami pertambahan untuk jumlah ODP, mengingat data pada Rabu (23/3/2020) sampai pukul 08.00 WIB tercatat hanya 48 orang.

Pihak Susi mengaku masih terus melakukan serangkaian upaya pencegahan penyebaran virus corona ini dengan berbagai pihak. Diantaranya, Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, Kepolisian Resor Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, PMI Kuningan, BAZNAS, Senkom Kuningan, serta unsur Muspida Kabupaten Kuningan.

Kepala BPBD Kabupaten Kuningan Agus Mauludin, menambahkan, hari ini tim penanganan virus corona telah melakukan sejumlah upaya. Diantaranya, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, rapat koordinasi, menguatkan pos check point di 6 titik, serta melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kantor Pengadilan Agama, BPMD, Dishub, DLH, Satpol PP, Kantor Pos, dan LPPL Kuningan.

Sekadar untuk diketahui, menurut paparan  Plt Kadinkes Kuningan dr. Susi Lusiyanti, MM, penyebutan status seseorang termasuk ODP atau PDP dilakukan berdasarkan tindakan medis.

Dikatakan Susi, ODP dapat diartikan bahwa seseorang itu sehat atau sakit ringan dan baru saja datang dari luar kota. ODP hanya perlu dilakukan pemantauan selama 14 hari.

Sedangkan, PDP adalah seseorang yang statusnya sudah diawasi. Biasanya PDP dirawat, karena sakit yang diderita mengarah ke COVID-19, “PDP biasanya diisolasi selama 14 hari,” kata Susi.

Dia menghimbau bagi masyarakat yang baru saja datang dari luar kota dan mengalami sakit batuk, demam, dan pilek untuk segera berobat ke puskesmas.

“Masyarakat biasa yang datang dari luar kota terus sakit batuk, demam, pilek segera ke puskesmas. Karena, bisa aja bukan corona sakitnya,” tuturnya.

Susi mengajak masyarakat tenang dalam menghadapi wabah ini, “Yang penting semua diam di rumah, keluar hanya perlu saja, enggak berkerumun, sering cuci tangan, dan makan yang sehat,” tandasnya.  (TedyAgeng)

12 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com









Berita Terkini

Categories