3,782
Sunday, 18 December 2016 13:08 (3 tahun yang lalu)    Tulis Komentar

Wafi Menanam Padi Tak Lazim Hingga Timbulkan Banyak Perhatian Warga

Wafi Menanam Padi Tak Lazim Hingga Timbulkan Banyak Perhatian Warga

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Wafi Walfian, 28, seorang petani yang tinggal di Dusun Pasir Muncang, Desa Lebaksiuh, Kecamatan Lebakwangi, mencoba menanam padi yang tak lazim. Dirinya tanami sawahnya dengan padi jenis black madras, yang berasal dari Aceh Utara dan memiliki daun yang berwarna ungu kecoklatan tetapi bila dilihat dari jauh, akan tampak seperti berwarna hitam.

Menurut Wafi, untuk di Kabupaten Kuningan sendiri, padi tersebut baru ada di dua lokasi, yaitu di desa Langseb dan desa Lebaksiuh di sawah miliknya. “Saya mendapatkan bibit ini dari seorang teman, katanya bibit padi ini berasal dari Aceh. Walaupun warna padi ini hitam, akan tetapi beras yang dihasilkan tetap putih. Selain itu black madras juga rendah lemak hingga baik di konsumsi oleh penderita diabet,” kata Wafi kepada BINGKAI WARTA, Sabtu (17/12).

Wafi juga menjelaskan penanaman jenis padi black madras atau kerap disebut juga padi diabet itu, merupakan uji coba dan pertama kalinya. Harga bibit jenis padi tersebut sekitar Rp. 20.000/kg. Pada awal penanaman bibit, padi itu tampak hijau seperti biasa, akan tetapi, katanya, setelah berjalan selama dua minggu, warna bibit padi akan berubah menjadi hitam saat disemaikan.

Masa panen dan perawatan padi itu, lanjut Wafi, juga sama dengan padi lainnya. Selain menarik karena berbeda dengan warna padi pada umumnya, sawah yang menanam padi diabet juga menarik perhatian setiap masyarakat yang melewati area persawahan tersebut, karena tampak kontras dengan padi biasanya.

“Bahkan sekarang sudah banyak petani lain yang memesan bibit padi black madras ini kepada saya. Hanya saja saya belum berani memberikannya karena baru tahap uji coba dulu. Hasilnya masih belum tahu,” pungkas Wafi.(Elly Said)

wafi padi hitam mengenal padi htam inovasi padi padi jenis baru

Komentar

Berita Terkait