Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Dicanangkan Kejaksaan Negeri Kuningan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-01-10 15:44:45+07

Zona Integritas MeSS.jpg

Pelepasan balon dalam Apel Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di halaman depan area perkantoran Kejari, Kamis (10/1/2019).

 

Kuningan – Kejaksaan Negeri Kuningan berkomitmen untuk membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) guna mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Komitmen itu diucapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan Adhyaksa Darma Yulianto, SH, MH, dalam Apel Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM yang diakhiri dengan ikrar bersama seluruh jajaran di halaman depan area perkantoran Kejari, Kamis (10/1/2019).

Adhyaksa menyebutkan, dalam menghadapi perubahan zaman, dibarengi pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi, dimana saat ini telah telah memasuki revolusi industri, tentunya aparatur Kejaksaan dituntut untuk melakukan berbagai perubahan fundamental dalam peningkatan kompetensi.

Sekaligus, kata dia, untuk membangkitkan kesadaran baru dan terus berbenah dengan keberanian untuk melakukan tindakan out of the box juga there is no box, atau membuat terobosan yang belum pernah terpikirkan sebelumnya di luar kebiasaan, sepanjang tidak menyalahi peraturan yang ada serta ditujukan hanya untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar berdaya guna dan mendatangkan manfaat besar, demi terwujudnya penegakan hukum.

“Maka dari itu saya mengajak pada seluruh keluarga besar Kejaksaan Negeri Kuningan untuk bersama-sama menyatukan tekad dan kesadaran dalam melaksanakan komitmen dalam menegakan program reformasi birokrasi, demi membangun zona integritas sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 52 tahun 2014, tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBM di lingkungan instansi pemerintah,” kata Kajari.

Dimana, sambung Kajari, hal itu meliputi 6 area perubahan bidang manajemen, perubahan penataan tatalaksana, pentaan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas layanan publik.

Menurut Adhyaksa, pada kesempatan itu dirinya meminta kepada jajarannya agar itikad yang sedang dilaksanakan dapat terwujud, dia meminta semua tidak menunggu sesuatunya berubah dengan sendirinya, tetapi membuat perubahan itu dengan memulai dari diri sendiri.

“Saya yakin dengan komitmen tinggi, tekad dan semangat, dibarengi keikhlasan bekerja yang tak mudah tergoda oleh kepentingan tertentu dan kesenangan sesaat, niscaya Kejaksaan dapat berada di barisan terdepan dalam mewujudkan penegakan hukum yang bersih dan berwibawa. Sehingga dengan sendirinya citra juga kredibilitas Kejaksaan secara keseluruhan akan tetap terjaga, sekaligus Kejaksaan tak hanya dikenal keberadaannya, tetapi juga dicintai dan dibela masyarakat,” tandas Adhyaksa. (Abel Kiranti)

8 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com




















Berita Terkini

Categories